Teman kecilku

on Sunday, January 24, 2010

Di suatu kesempatan, suami bercerita tentang teman-teman SD, yang kini sudah beranak pinak di kampung halaman. Hanya beberapa saja yang keluar kampung, dan merubah nasib keluarganya menjadi lebih baik. Tidak sampai menghabiskan 10 jari untuk menghitung teman-temannya yang berani bergerak keluar.Selebihnya menikah di usia muda, punya anak, jadi petani, ngarit, merabot, ngangon sapi, tandur di Sawah dan menjalani hidup khas desa, mengalir pelan dan mendayu. Putaran waktu yang bergegas di belahan bumi lain, seolah masuk dalam kotak sehingga ia tak banyak merubah wajah gedung SD di angka 27 tahun sejak saat pertama kali menapakan kaki mungil di halaman gedung yang dulu terasa berdiri kokoh berkharisma. Ingatanku pun melayang, ke sebuah sudut di Desa Sukatani Garut. Bangunan SD-ku!!

Terakhir melihatnya di Oktober 2009,melihatnya begitu menggetarkan, Dulu bangunan itu terasa tinggi dan luas namun di usia 32 tahunku, sosoknya menjadi tidak terlalu tinggi. Bangunan lama masih seperti dulu. Ruang kepala sekolah Pak Karman yang sekaligus ruang Perpustakaan, Ruang kelas yang lantainya lebih tinggi dari lainnya, sekaligus jadi panggung yang semarak bila acara kenaikan kelas, ruang guru, ruang kelas sampai ke ujung untuk kelas 6, satu ruang kelas di bawah untuk kelas 1 yang bergantian dengan kelas 2, lapangan yang dulu terasa sangat luas, kini tidak lebih dari sebidang tanah 200 meterean tempat dulu kami upacara. Dan di depan lapang 3 rumah dinas yang dulu di tempati Pak Apon guru wali kelas 6 ku yang sangat bersahaja, Bu Wawang, dan Bu Eneng, sekarang hanyalah seonggok bangunan tua yang tak terurus. Terharu, pilu, melihat setiap sudutnya. Di sinilah awal belajarku, tempaan guru-guru yang kucintai. Mereka adalah pembuat maha karya yang menorehkan berlaksa pengalaman, ilmu, yang tak mungkin lekang di makan jaman.

Dan teman-temanku???
Yang perempuan: Santi temen sebangku, kemudian kuliah di UNSIL, kehidupan menerbangkan kami kemana-mana sehingga jarang bertemu. Tak pernah bersua. Sempurna menjadi sosok asing satu sama lain. Pipih (almarhumah), Lilis, Dede, Suryati, Ningsih yang kini menetap di sidoarjo, Hera yang jadi perawat dan nikah dengan perawat pula, si kembar Erna Erni yang bagai air mengalir, sampai menikah dan punya anak tetap di kampung halaman, Enok yang ibunya pintar masak dan sering membuatkan bakwan enak kalo kami mampir main ke rumahnya sekrang jadi ahli buat bugis di restoran Megawati, dan Lia. Yang terakhir ini, di awal kedatangannya pindah dari Bandung, mewarnai masa kanakku dengan gaya anak SD yang lagi puber. Dikejar-kejar Arif & Dedih,..namun takdir tidak merelakannya untuk bersama Dedih Atau Arif, jodoh menghadiahinya Pak Isom, pengusaha heleran . Hidup lumayan makmur, begitupun badanya juga makmur…

Jagoan-jagoan: Si Kembar Edwan Edwin( Almarhum Edwin meninggal tahun 2009, kena jantung, di masa lajangnya),Taufik yang sekarang masih neruskan kuliah, Riki yang sekolah Teknik Sipil di ITS, Agung seorang akademi Pelaut, Dadang yang katanya pernah jadi tukang kredit, Budi yang jadi Pak Guru, Sugandi, Jajang, Yana , Dede Saefullah, Dede jangkung dan Dedi.

Yang di sebut terakhir ini, kedatangannya bagai kilat. Secepat itu datang, secepat itu pergi. Namun sosokya masih lekat dalam ingatan. Dedi!!! Entah pindahan dari mana. Dia datang saat kelas 5 SD. Kesan yang mendalam darinya adalah sikap santun pada siapa pun. Pada saat itu kebiasaan yang bagi sebagian kami di kampong hanya di lakukan pada orang tua, bahkan sebagain besar tidak melakukannya, yaitu mencium tangan saat berangkat meninggalkan rumah, dan saat datang. Termasuk aku saat itu. Kalau berangkat sekolah biasanya Cuma bilang, “ Mah..pah..angkat heula” dan begitu pula sebagian besar anak-anak yang lain. Bahkan banyak yang berangkat tanpa pamit. Atau bahkan dikata-katai karena merengek minta uang jajan. Di Kampung ketika itu, Kami yang anak-anak jarang diajarkan berekspresi seperti itu. Dibanding dengan dengan kalangan terpelajar&tercerahkan, begitu gamblang mereka mengajarkan berbagai ekspresi pada anak. Ekspresi senang, tidak suka, pengertian, menghargai, pelukan, kata sayang, mendengarkan dengan perhatian, dan sebagainya. Dulu aku kira, hanya menemukan itu di film-film, ternyata begitulah mereka adanya. Satu kelebihan yang menurutku sangat baik untuk perkembangan jiwa anak-anak. Sehingga anak-anak tidak hidup dengan gersang, hanya menerima pelototan ketika salah, dibentak ketika keliru, dijewer ketika naluri kanak-kanaknya mencoba-coba, tidak boleh berargumen karena itu berarti membantah. Kecerdasan sosial yang akhirnya kurang terasah, padahal inilah yang kemudian menempati ruang besar dalam rumah keberhasilan seseorang.

Balik lagi ke Dedi, tentang kebiasaan baik mencium tangan ini, dia terapkan juga di sekolah. Ketika dia sampai di Sekolah. Setelah nyimpen tas, dia langsung ke ruang Guru, menciumi semua tangan guru-guru tanpa terlewat. Begitulah seharusnya kita memperlakukan guru layaknya orang tua, begitu mungkin pesan yang ingin disampaikannya. Keanehan ini sontak membuat guru-guru kaget. Dedi jadi perhatian. Kebaikannya sering di singgung semua Guru dengan bangga. Karena selama berpuluh-puluh tahun tak pernah diperlakukan seperti itu mungkin. Saat semua guru menyinggung kebaikan dedi dan adiknya itu, secara tidak langsung kami terjemahkan kurang lebih begini, ” contohlah anak baik itu anak-anak!!”

Dan tahukan apa yang terjadi sesudahnya teman-teman?? Kami, seluruh murid SDN Cihideung Garut, mulai meniru kebaikan Dedi dan adiknya. Setiap guru yang kami temui, kami salami. Semua berebutan. Guru yang baru datang, bak selebritis, kami berebut menciumi tangan-tangan guru itu, walau sebagian kami mungkin nggak ikhlas melakukannya, bahkan nggak tau untuk apa semua ini, atau karena kami takut ketauan ngak menciumi tangan guru sementara yang lain berebut mencium tangan mereka. Tentu bisa-bisa di nilai jelek oleh bapak ibu guru. Maka jadilah ritual mencium tangan itu, seolah kewajiban yang sepi dari rasa hormat, sepi rasa, sehampa udara. Begitulah setiap hari, kami berebutan menciumi tangan guru-guru kami, sehingga bisa dipastikan bahwa waktu itu Dedi dan adiknya bukan lagi murid aneh, karena seluruh murid SDN Cihideung menjadi ‘aneh’. Suasana berebutan, persis suasana rebutan sembako murah kalau ada operasi murah di pasar. Kadang sikut-sikutan. Anak-anak yang lagi maen badminton, berhenti, menyelingi dengan mencium tangan guru yang baru datang, begitu pun yang lagi maen karet, yang lagi ucing-ucingan, yang lagi pegang cireng sama saos, yang lagi pegang bala-bala, yang lagi nyeruput bubur ayam, seeeemuanya dari kelas satu sampai kelas 6. ( yaa..Allah..saat menuliskannya, masih teringat jelas, bagaimana kami berhamburan…) Dan begitulah berulang bila ada guru yang baru datang. Di hari pertama semua anak euphoria dengan cium tangan itu, kami bisa melihat mata guru-guru yang haru, senyum yang dikulum, bangga. Namun hari-hari kemudian, masih lekat dalam ingatan, bagaimana ekspresi Pak Dadeng guru Matematikaku yang galak sekaligus hebat dan kubanggakan, lurus,tanpa ekspresi, begitupun Bu Wawang, Pa Tatang, Pa Apon, Bu eneng, …semuanya. Mereka letih, dan sebenarnya sih kami pun letih. Tapi sepertinya kami pun tak tau harus mengakhiri ‘keanehan’ ini. Aku sudah lupa berapa lama itu berlangsung, mungkin skitar seminggu, sampai pada suatu hari terjadilah cerita ini.

Saat menunggu bel bunyi, seperti biasa semua anak-anak bermain dengan caranya masing-masing, ketika itu Bu Wawang baru datang, dan seperti hari sebelumnya, semua dengan serentak berebut mencium tangan, ramai sekali, sikut menyikut karena semua nggak sabar menunda acara maen . Kemudian terdengar pekik Bu Wawang, mengaduh. Kebetulan waktu itu aku masih antri di belakang anak-anak kelas di bawah kami yang bergerombol. Bu Wawang meringis mengangkat tangannya, anak-anak semburat tak karuan, saat itu aku masih penasaran kenapa. Sepintas aku melihat cairan kental, lengket, agak kehijauan melekat erat di punggung tangan kanannya ….yaccckkk!!!!

Dan sepintas pula aku melihat seorang anak laki-laki terakhir berjalan menunduk ketakutan dan malu, dengan tangannya mengelap hidungnya kea rah samping. Sehingga demikian jelas jejak di pipinya, cairan kental, lengket kehijauan itu….

Rupanya kejadian itu, insident cairan hijau lengket itu, jadi momentum untuk menghentikan “keanehan” itu. Setelah peristiwa itu, praktis kami dihimbau untuk tidak mencium tangan guru-guru lagi, mereka mengatakan sudah memahami bahwa kami menghormati mereka sebagaimana hormat kepada orang tua kami sendiri. Tapi yang luar biasa adalah, kebiasaan baik itu ku terapkan di rumah. Kaku pada awalnya, tapi betapa membahagiakan setelah jadi kebiasaan. …
Dan Dedi…entah kemana anak itu pergi?

Sementara kehidupan membawaku hampir ke ujung Timur pulau Jawa. Mendidiku untuk hanya tergantung padaNYA, menjelajahi bagian bumi lainnya, mencermati banyak peristiwa, menikmati banyak perubahan,pun berjuang bersama ujian.

Begitulah kehidupan pada akhirnya,berputar laksana roda, bergerak tak pernah berlama-lma di suatu titik. Dan waktu memperlihatkan sifat aslinya, berputar cepat, meninggalkan kerugian bagi yang tak sudi mengikuti sunnah dan aturanNYA. Ah..Rabbi semoga suatu saat KAU beri kesempatan jiwa raga ini bermanfaat untuk kampung halamanku , guru-guru tercinta, juga teman-teman kecilku….. Aamin

“Demi waktu. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, orang-orang yang beramal sholeh, dan saling mengingatkan untuk berbuat yang benar dan bersabar” (Q.S Al Ashr :1-4)

Read More..

Masih tentang GDL 42: Koneksi ke File yang Mau di Download gagal

on Thursday, January 14, 2010

Tersenyum lega..
Akhirnya.. setelah dua hari mencari penyebab kenapa fasilitas koneksi ke file ga nyambung2. Ternyata sederhana sajah:
1. Setelah memastikan folder files gdl40 di transfer ke folder files gdl42
2. Ini yang teryata menentukan koneksi gagal/berhasil:
Konfigurasi server di gdl42 harus sama dengan konfigurasi publisher di gdl40/database yang kita migrasi, ini berpengaruh ke koneksi filenya.
Kesalahan kemarin konfigurasi server untuk ID Publisher diisi angka 1.
Contoh: Untuk nyari salahnya dimana dicoba uload 1 artikel. Dengan konfigurasi tersebut, system otomatis akan menyimpan file tersebut dengan angka 1 di depan sbb: 1-gdl-christinel-2208-1-borgmanc-1. Dengan konfigurasi seerti itu..tentu saja koneksike file ga masalah.
Setelah muter2 kemana2, nyoba cek perbedaan file yg baru diupload dengan hasil migrasi, di gdl42/fles/disk1 , semua file pdf yang dimigrasi ternyata berawalan gdlhub. Logikanya jelas terang benderang… ID PUBLISHER Salah
Coba ganti ID Publisher dengan gdlhub ..then it works!!!
Mudah-mudahan ..bermanfaat
Alhamdulillahirobbil alamin..

Read More..

Proses Migrasi Gdl 4.0 ke 4.2

on Thursday, January 7, 2010

1. Bila sebelumnya kita pake GDL 4.0, kita bisa memanfaatkan menu migrasi pada GDL42:
2. Pilih Menu migrasi
3. Tentukan konfigurasi database yang akan kita migrasi.
• Host : diisi localhost
• Username : root
• Database: gdl40 (Dalam hal ini database gdl40 ini harus berada dalam satu engine dengan gdl 42. Kita bisa pake phpmyadmin untuk import gdl40 sql ini.)


Di.. PhpMyadmin
• Use browser : localhost\phpMyadmin)
• Create new database
• Tulis nama database sesuai konfigurasi yang kita telah buat. Dalam hal ini gdl40.
• Pilih menu import
• Bila sukses akan terlihat tabel2 yang di import

4. Tahap berikutnya adalah kembali ke halaman migrasi, pilih menu migrasi ikuti migrasi tahap demi tahap pastikan semua tidak terlewati.
Note :
Berdasarkan pengalaman, kita tidak bisa mengakses tahapan migrasi ini karena kesalahan dalam konfigurasi database yang akan dimigrasi. So ..dont miss it.
Moga bermanfaat..dan bisa di share…

Read More..

Installasi GDL4.2

Berpijak pada kenyataan bahwa ilmu yg sedikit, bagi orang yang ga tau dan membutuhkan pasti sangat-sangat bermanfaat. So..di sini saya tulis ulang bagaimana install GDL 42, karena berdasar pengalaman dengan panduan petunjuk installasi ada yang harus diperjelas, apalagi bagi yang baru kenalan sama GDL.
1. Untuk installasi kita butuh beberapa system pendukung, yakni Apache, Mysql (versi 4 ke atas)dan PHP (versi 5 ke atas). Untuk kebutuhan itu kita bisa pake paket xampp installer. This case saya pake xampp-win32-1.7.1-installer. Yang bisa diunduh gratis di internet.

2. Install xampp. Sperti kebanyakan install biasa, next 2 aja dah, tentunya sesuai yang direkomendasikan. Biasanya lebih aman.
3. setelah xampp terinstall, kita bisa cek di browser dgn ketikan localhost, see:
4. Simpan direktori GDL42 di root folder yakni di C:\xampp\htdocs\
5 .Pastikan apache, mysql running. Bisa dilihat dengan gampang di xampp control panel.
6. Ketikan di url : localhost/gdl42 untuk memulai halaman installasi. Setelah itu ikuti petunjuknya tahap demi tahap:
1) Memulai installasi dengan klik halaman tampilan awal installasi
2) Cek hak akses
3) Konfigurasi data base :
• Host : isi dengan >> localhost
• Username: isi dengan >> root
• Password: dikosongkan
• Prefiks table: gld ( kenapa gld? Tanya aja pak beni..)
Berdasar pengalaman bila password diisi, dan prefix table bukan gld, konfigurasi table ga muncul. Jadi ngikut wae..lah! Setelah ngikut contoh, tahap berikutnya bisa dilalui.
4) Konfigurasi table , klik aja akan muncul table2 yang dibuat
5) Pengisian data. Form ini untuk administrator. Password jangan dilupakan Ya!!
6) The end proses intallasi. Successpull 

Read More..

Mengatasi Masalah : Warning: Access denied for user 'root'@'localhost' (using password: NO) in C:\apache\htdocs\gdl40\conf\system.conf on line 33 Unable connect to server. Server is not ready. - GDL

Mengatasi Masalah : Warning: Access denied for user 'root'@'localhost' (using password: NO) in C:\apache\htdocs\gdl40\conf\system.conf on line 33
Unable connect to server. Server is not ready. - GDL


Pesan itu muncul setelah dengan keberanian yang menyebalkan, mengulang kesalahan yang sama yaitu:
Memberi password secara manual di phpMyadmin(Tapi kata beberapa teman IT, seharusnya seh ga masalah, but Why?). Tidak di cmd seperti biasanya. Menelusuri puluhan situs yang merekomendasikan bermacam2 cara. Beberapa telah di coba anatara lain:

1. Merubah setting di config.inc.php di phpMyadmin
2. Resetting the Root Password on Windows Systems. Mainnya di cmd. Dengan tuliskan perintah sbb:
Membuat init.txt yang berisi : SET PASSWORD FOR 'root'@'localhost' = PASSWORD('') WHERE User='root'; FLUSH PRIVILEGES;
dibawah C:\. Kemudian di jalankan di cmd dengan perintah:
C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.0\bin\mysqld-nt.exe"
--defaults-file="C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.0\my.ini"
--init-file=C:\mysql-init.txt

3. Mencoba berbagai rekomendasi di mysql manual, mulai dari:
• Bab MysQL Acess Privileges System
• Bab MysQL User Management Account
• Bab Mysql Accecc
• Dsb
Tapi..belum bisa menyelesaikan masalah.... (karena keterbatasan pengetahuanku ansich!!)
4. Uninstall mysql 4.1 ganti dengan Mysql 5.0, mysql running tapi pesan di atas masih tetep ada
5. Nyoba pake mysql lama 3.2. Tetep juga...
6. Nyoba menghubungi beberapa rekan di UPT TI... belum connect.. Busy ..busy..time!!
7. Terakhir..tgl 6 Januari 2010 menghubungi duty managernya KMRG. Disepakati:
• Uninstall GDL –nya
• Langsung pake xampp aja
• Masukin data bacup
Pelajaran penting!!
• Backup dulu folder Data Mysql
• Backup dulu direktori GDL, or apapuun databasenya
Kesalahan kemaren!!
Nginstall berulang2 mysql, namun data Mysql nggak di backup dulu, ternyata :
Isi data mysql banyak yang ilang, untuk kasus ini: di direktorii data mysql folder GDL, hanya file user yang memiliki data komplit yakni user. frm , user.MYD, sama user.MYI . 14 tabel Yang lain hanya ada *.frm. Akibatnya ketika di lihat di phpMyadmin tabel yang muncul Cuma tabel User. Ternyata entah bagaimana ceritanya..beberapa tabel yang semula bertype MyISAM berubah jadi InnoDB, makanya yang ada Cuma file*.frm.
Kumargi kitu sakalian wae di rubah type tabel untuk semuanya: Pake perintah di Command Prompt:
Mysql >Alter Table Nama_Tabel Type= InnoDB;
Yah..begitulah caritana...moga jadi ibroh!!

To be continued...

Read More..

Catatan perjalanan

on Monday, June 29, 2009

Tahun ini rencana untuk rekreasi dgn teman2 sekantor dah diputuskan ke Madura. Pulau tetangga yang terkenal dengan Karapan Sapi, dan karakter penduduk Madura, yang menjujung tinggi simbol keislaman. Banyak orang menyebutnya ‘agamis’. Tapi kualitasnya seperti apa… jangan tanya? Perlu bahasan yg cukup arif.
Satu lagi ikon yang terkenal dari Pulau satu ini adalah CAROK. Carok tentu bukan sebangsa makanan seperti dodol ikonnya Garut, Tahu untuk Sumedang, Talas untuk Bogor. Katanya Ibnu Hajar budayawan Sumenep arti Carok itu sebenernya
pembelaan harga diri waktu diinjak-injak oleh orang lain, kaitannya dengan harta, tahta, dan wanita. Intinya adalah demi kehormatan lah! Meskipun sekarang yang carok kayanya sih lebih banyak tawuran massal antar desa. Katanya Carok sesungguhnya itu lebih mirip duel. Yah..mungkin seperti duel koboi2 ala holywood, atau tokoh film si Zero itu kali yee! Senjatanya tentu bukan Pistol tapi Celurit. Makanya jangan heran kalo di kota Madura banyak ditemukan tugu, simbol, dsb berbentuk Celurit. So..tong macem2 ka Orang Madura! (heu..heu.. teringat seseorang yang juga keturunan Madura ^_^)

Alasan dipilihnya Madura, tepat dengan bulan peresmian jembatan terpanjang se Asia Tenggara, “SuraMadu Bridge” di tanggal 10 Juni 2009. Dari Jember ber 42 sama pak supir & kondekturnya. Berangkat molor jam 5.00 pagi, akhirnya baru nyampe di suramadu jam 12-an siang. Lewati kota Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan akhirnya kita semua turun di Sumenep nginep di hotel sederhana di pusat kota Sumenep tepat jam 15.30 Sabtu 27 Juni 2009.Ahhh...lega bisa turun dari bis yang puanassss..... – ga tau kenapa ac bis mati, hiks..hiks...-
Hmmm,...waktu istirahat Cuma buat sholat n cuci muka, dan langsung ngumpul setengah lima sore, lanjutin rencana yg molor..ke pantai Lombang...tentu saja dengan beberapa teman sengaja nggak mandi krn pengen berbasah ria di laut.
Bis akhirnya mengantar kami ke pantai...dugaan kami orang yg baru pertama ke Lombang, Pantai- hotel mungkin dekat..eh ternyata... Jalan berliku, lebih dari 30 km. Tentu saja bisa ditebak, kami nyampe di pantai persis setelah sunset tak nampak lagi, dengan pantai yang sepi, dan hanya menikmati cemara dipantai tidak lebih dari 15 menit...padahal..pemandangannya asli buagus..apalagi jarang2 di pantai Lombang ini, yg tumbuh sepanjang pantai adalah Cemara Udang. Katanya sih di dunia Cuma ada tiga pantai yang berpohon cemara..ya salah satunya Di Lombang Madura itu...
Tentu saja bertepatan dengan gelapnya pantai...siapa yang mau berbasah di laut? Hmmmm...kecewa sih..tapi apa daya!! Akhirnya kami Cuma Nongkrong di beberapa warung yang masih buka... menikmati degan muda yang cukup murah...Cuma 2500 perak/kepala!
Setelah tim futball teman2 berhenti krn cuaca makin gelap, kita dikejutkan berita..bis amblas di Pasir.
Dari mulai isya dengan mengumpulkan tenaga sekitar dan penumpang laki2, dengan berbagai cara pula, sampai jam 10 malem belum juga bisa mengangkat bis dari kubangan pasir. Hmmmmm...masyaAllah... what a life. Komplit rasanya. … sementara itu, dengan cuaca duingin, sang batuk mulai menyerang. Di saat itu..terbayang Halwa my little chubby girl, Farhat jagoan kecilku, juga seorang lelaki keturunan Madura jagoanku. Sedang apakah mereka tanpa uminya……….berlibur nun jauh di puncak Guci Alit sana!
Angin laut masih menusuk tulang,
Menengadah ke langit…taburan bintang laksana manik2 di biru indahnya, betapa lembut gambar yang KAU sampaikan,…
Persis di depan mata, gelap pekat menyatu dengan rumpun pohon yg tampak menyeramkan menelan semua keindahan.
Sementara itu, suara hempasan air laut bergemuruh, gagah gelegar bunyinya seperti irama dahsyat yang tidak hanya pecah di bibir pantai, gelombang vibrasinya sampai di sebuah tempat yang maha luas. Dimana sebuah pesan tersampaikan….…
Betapa tak berdayanya manusia atas kehendakNYA. Alhamdulillah Ya Allah.
Rabb… “ Nikmat apa yang telah kami dustakan?” * 27 June @ Lombang Beach*

Read More..

Oh...hacker

on Wednesday, June 24, 2009

Seminggu ini mungkin akan disibukkan dengan perbaikan server. Database digilib kena hack. Padahal pada saat seting awal phpmyadmin sudah di Password. Kenapa masih ada lubang?

To day try to solve the problem with mysql server. The report to be continued...

Read More..

Mendapati pesan : Error 1067: the process terminated unexpectedly, ketika restart mysql

on Monday, June 22, 2009

Sebulan ini permasalahan database digilib muncul. Bermula tidak jalannya database ketika ditelusur di internet. Mungkin waktu itu sempet listrik mati, dan UPS nggak jalan.
Mysql Admin juga bertanda merah. Upaya dilakukan, mulai dengan kembali remove mysql dan install ulang mysql versi 4.1 , masih belum bisa muncul bahkan kalaupun dipanggil lewat localhost. Mysql pun di remove lagi. Kemudian di coba install mysql versi 5. Hasilnya sama. Bolak balik restart mysql di services administrative tools, and then masalah baru muncul. Pesennya :

“Error 1067: the process terminated unexpectedly”


Padahal maslah inti belum terpecahkan…. 
Akhirnya, Hasil disscuss dengan PJ komputer di kantor dengan pertimbangan biar user tidak terlalu lama menunggu untuk kembali menggunakan database digital, diputuskan my Comp yg sedianya client krn punya kapasitas ram 1 Giga dipake server, gantikan server yg ram nya 256 MB.

Selanjutnya di isi program untuk digilib (GDL 4.0), dan mulai proses import sql dump. (Ini dia..untuuung sebelum error terjadi sudah di backup.. jadi datanya yg ilang Cuma dikiiiiit) Untuk susah senanggnya import sql Dump akan ada cerita sendiri. Karena perjalanannya yg juga ternyata nggak mulus karena metadata_XML hasil dumping yang banyak errornya. Yaaa… Alhamdulillah karena nggak pantang menyerah bisa juga di selesaikan. Plus berkat bantuan Navicat Mysql..keren lah…nuhunlah buat yang bikin navicat.

Setelah barter komputer, komputer yg dulunya server, baru dapet perhatian penuh..
Memulai lagi fokus dengan errorr 1067. Akhirnya kalau pikiran tenang & nggak pantang nyerah bisa juga diatasi.

Awalnya nemu suggestion yg pas. Ini pesen aslinya:

On a Windows Server with mySQL 5.0.18.

This problem appears after reinstalling mySQL using the installer.

Even after removing mySQL via the Add/Remove Programs interface, some
files persist. For example c:/Program Files/mySQL/mysql 5 etc etc/.
Remove those files (after backing them up of course). Then procede with
installation.

If you still have problems, start the mySQL server instance config
wizard and remove the installation. Then remove MySQL via the
Add/remove Programs interface and repeat the deletion of files
described above. Restart the computer -> Install again.

If you still have problems such as "Could not start service", try
naming the service otherwise eg MYSQL5 (not MYSQL) when installing.

Another site that might help solve your problem is:
http://www.openwin.org/mike/index.php/faq/mysql/error-cannot-create-
windows-service-for-mysql-error-0/

(mind the linebreak in the url above, you need to paste them together
in your browser address field)

Jon Nylander

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
On older versions the following could be relevant:

I believe this error occures when mysql is installed in an other
directory as c:\mysql. You should edit the my-example.cnf file and
change the paths to where you placed the mysql files. Then save
this file in c:\ .

open my-example.cnf in notepad or similar text editor, don't forget to
un remark the lines which you edit, and after that run the following at
command promptnet start mysql

and all should be fine :)

Another thing that helped was,
I uninstalled apache server installed on IIS, as it was in
conflict with the mysql sub directory. Mysql was installed in
c:\mysql

then remove the service from system tray
type at dos prompt net start mysql >
you will get a message service started successfully.
Then type winmysqladmin > the graphical interphase will open
with "green light". Then on you can work on IIS with mysql and php.

Dr Robert James
www.jamesmedline.com ; www.onlinemedicalforum.com/forum
info@jamesmedline.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


It seems that this error is about a wrong configuration of my.ini file.
You should try to change the my.ini file with another from the mysql
install directory. I've changed with my-small.ini and it work. Of corse
you need to delete the old my.ini and then rename my-small.ini as my.ini
and copy into C:\Windows directory. If you have set the path variable to
the mysql install directory you don't need to copy my.ini in C:\Windows
anymore.

Alexandru Mihai
amihaita@yahoo.com


Karena yg dipake server adalah versi lama yaitu Mysql versi 4.1, maka suggestnya
Alexandru Mihai yg ku pake. Langkah2 ini yg dilakukan:

1. Cari My.ini file dari Mysql yg kita install. In this case, Ada di C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 4.1
Di Folder ini ditemukan file *.ini ada2 : My.ini dan My-small.ini
2. Untuk hati2 copykan dulu My.ini ke data sementara ( siap2 kalau2 langkah2nya salah, kan bisa di restore) kemudian delete My.ini file.
3. Rubah/rename My-small .ini dengan My.ini
4. Copykan My.ini file ke C:\ windows, bila sudah ada My.ini file di sana, lakukan langkah 2.
5. Kemudian cobalah start mysql di service administrative tools
Alhamdulillah jalan dengan lancar… Thanks Mihai…


Masalah 1 selesai.

Setelah web server di restart, cek di localhost :hasilnya masih ada pesan:

Warning: Can't connect to MySQL server on '127.0.0.1' (10061) in C:\apache\htdocs\gdl40\conf\system.conf on line 33
Unable connect to server. Server is not ready.

Untuk maslah ini, next continue di cerita lainnya…
Nggak ada maksud lain, ditulis biar nggak lupa kalo nemu maslah sama, hope temen lain yg punya masalah sama bisa terbantu.

Jember, 17 April 2009

Read More..

Printer Spooler SubSystemm App has stoped working ... jadi teu bisa ngeprint

on Wednesday, March 4, 2009

Hari Selasa, 24 Februari 2009 kemarin. Waktu mau ngeprint salah satu hasil desain di Powerpoint, printer tiba2 ngadat. Padahal hari ini, rencananya mau ngeprint hasil edit dokumen SMM, untuk distor ke BPM. Jurus pertama sih di restart . Cek satu file word, bisa. Begitu di coba file Powerpoint yag tadi, eh...error. Ini dia neh biang kerok. Welcome MR. Spyware, etc... Emang ye.. meski dah dipasang 2 anti virus, masih aja ada yang lewat.

Pesan yang muncul kemudian adalah " Printer Spooler SubSystemm App has stoped working"



Di coba di CP >> administrative tools >> services>> kmudian restart Printer spooler.. ternyata nggak membantu.
Akhirnya jurus singkat ask Uncle GOOGLE Search... setelah kesasar kemana-mana akhirnya nemu yang PAAAS.

Pertama, dari http://www.securitystronghold.com/solutions/spooler-subsystem-app-error-encountered-problem.html, dapat pencerahan. Tapi yang ini harus bayar.

Kedua , yang ngebantu banget neh dari om http://dabrus.blogspot.com/2008/05/akibat-spoolsvexe-memakan-memori-cpu.htm

1. Pasca baca om dabrus, langsung paktek download taskmanager untuk nembak virus, etc, ternyata filenya nggak mau dibuka
2. Terus dicoba aja langkah berikutya.
3. Matikan dulu service print spooler di service administrative tool
4. Delete semua isi yang ada di bawah root C:/ windows/system32/spool/printer
5. Delete aja dah file yang ada di sana.
6. Hidupkan kembali printer spooler di service
7. Coba dah ngeprint..
8. Tarammmm... Alhamdulillah bisa..
Wah coba kalau nurut Mr. T, Jawabannya mah enteng.. diformat aja da..paling virus..
Jadi nggak dapet ilmu tuh kan?...



Read More..

Menjelang akhirmu...

on Wednesday, September 24, 2008

Baru kemarin, serasa.
Dan sebentar lagi bulan Ramadhan akan segera berlalu. Entah ada rasa was-was dalam hati, lebih baikah dari Ramadhan tahun lalu?
Tahun ini, agenda mudik ke Garut cukup menyita waktu penggalan akhir di bulan ini, padahalseharusnya inilah saat-saat semua amalan harus tetap dijaga keistiqomahannya, saat amarah harus tetap terjaga, saat semua bisa berjalan dengan tertata apik.
Cobaannya ternyata cukup kenceng, ada aja yang bisa jadi masalah,
Mulai urusan anak, sensi sama hubby, budget mudik yang selangit, dsb.
Eit...masalah atau kita sendiri yang mempermasalahkan ya??
Namun jelas kita nggak boleh kalah, program Ramadhan harus tetap rampung. Khotmul Quran yang di target 2 kali. Hafalan yang harus di refresh lagi. de es be.
Semoga. Ada sedikit waktu, sebelum akhirmu datang...
Seperti yang ditakutkan para sahabat.


Read More..

Jadikan Kami Kaya

on Wednesday, September 17, 2008

Siapa tidak kenal Umar Bin Khatab?
Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza, terlahir di Mekkah, dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy. Orangtuanya bernama Khaththab bin Nufail Al Mahzumi Al Quraisyi dan Hantamah binti Hasyim.
Pada masa kekahlifahannnya umar mempu mengambil alih negara Mesopotamia, Mesir, Palestina, smapai Afrika Utara. Namun siapa tidak kenal kesederhanaan Umar. Gaya hidupnya tetap sama seperti saat islam belum berjaya. Umar masih terbiasa tidur di emperan Mesjid, sendiri, tanpa bodyguarad apalagi protokoler. Kedekatannya dengan orang miskin ditulis sejarah.

Berbeda jaman, meski sama Islam, berbeda gaya. Pemandangan mencolok yang kita dapatkan hari ini. Satu sisi ada pejabat yang berlibur ke luar negeri dengan biaya negara, menurut berita Jawa Pos di tahun 2007 Anggaran kunjungan kerja (kunker) para anggota DPRD Jatim ke luar negeri pada 2007 akan meningkat dari Rp 3 M menjadi Rp 5 M pada APBD 2007. Ada anggota dewan yang bisa kunker ke LN dua hingga tiga kali dalam setahun, tapi ada juga yang hanya sekali.

Mereka yang bisa menikmati kunker lebih dari satu kali itu adalah anggota dewan yang menduduki jabatan rangkap di komisi, panmus, panggar, hingga PURT. Dengan anggaran Rp 3 miliar, setiap anggota dewan mendapat bekal Rp 30 juta untuk sekali kunker ke luar negeri. Tentu saja, itu belum termasuk uang saku dari eksekutif maupun tambahan pendapatan lain.

Namun tanggal 15 September kemarin, ada berita yang mengaduk-ngaduk perasaan. 22 orang miskin meninggal terinjak-injak saat antri Zakat sebesar 30.000 rupiah.
30 ribu bagi orang kaya adalah sangu anak jajan tiap hari, namun bagi yang miskin 30 ribu adalah jumlah besar. 30 ribu bagi yang kaya jelas tidak ada artinya, namun bagi mereka????..

Ya Allah, nggak tahan juga air mata ini. ENGKAU ingatkan kami, hambamu yang jarang bersyukur. Yang selalu merasa kurang. Yang mungkin melalaikan titipanmu, ORANG MISKIN dan ANAK YATIM.

15. Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, Maka dia akan berkata: "Tuhanku Telah memuliakanku".
16. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku"[1575].
17. Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim[1576],
18. Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
19. Dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),
20. Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
21. Jangan (berbuat demikian). apabila bumi digoncangkan berturut-turut,
22. Dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.
23. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.

[1575] Maksudnya: ialah Allah menyalahkan orang-orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. tetapi Sebenarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Tuhan bagi hamba-hamba-Nya.
[1576] yang dimaksud dengan tidak memuliakan anak yatim ialah tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya. (Q.S Al Fajr : 15-23).


Ya Allah ampuni kami.Jadikanlah kami orang kaya yang memberikan berkah bagi yang lainnya.

Read More..

10 Indikasi "Gagal" Meraih Keutamaan Ramadhan

on Sunday, September 14, 2008

Bulan, minggu dan hari bergulir detik demi detik berlalu saat ini, kita bersama lagi dalam selaksa berkah di bulan suci nafas kita hari ini begitu mahal satu hembusanpun tak boleh terbuang sia-sia. "Beberapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga…" (HR Bukhari dari Muslim) Hadits Rasulullah tersebut harusnya dapat membangkitkan kewaspadaan kita untuk menjauhi dan tidak terjerumus didalamnya. Apalah artinya bila puasa hanya meninggalkan kering pada kerongkongan dan lapar di dalam perut ? Kegagalan yang dimaksud tentu bukan klaim yang pasti. Itu memang hak Allah semata
Tapi setidaknya kita perlu berhitung dan memiliki neraca agar segenap amal ibadah kita bulan Ramadhan ini benar-benar berbobot, hingga kita bisa lulus dari Ramdhan menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Amiiin
Pertama, Ketika kurang optimal melakukan "Warning up" dengan memperbanyak ibadah sunnah di bulan Sya'ban. Ibarat sebuah mesin, memperbanyak ibadah sunnah di bulan Sya'ban berfungsi pemanasan bagi ruhani dan fisik untuk memasuki bulan Ramadhan. Berpuasa sunah, memperbanyak ibadah, tilawah Qur'an sebelum Ramdhan, akan menjadikan suasana hati dan tubuh kondusif untuk pelaksanaan ibadah di bulan puasa
Kedua, Ketika target membaca Al-Qur'an yang dirancangkan minimal satu kali khatam, tidak terpenuhi selama bulan Ramadhan. Dibulan ini pembacaan al-Qur'an merupakan bentuk ibadah tersendiri yang sangat dianjurkan. Orang yang berpuasa di bulan ini sangat di anjurkan memiliki al-Qur'an yang lebih baik dari bulan-bulan selainnya. Kenapa minimal harus dapat menghatamkan 1 kali sepanjang bulan ini ? karena memang itu adalah target minimal pembacaan al-Qur'an yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. Ketika Abdullah bin Umar bertanya kepadanya, "Berapa lama sebaiknya seseorang menghatamkan al-Qur'an. Rasul menjawab, "Satu kali dalam satu bulan". Abdullah bin Umar mengatakan," Aku mampu untuk lebih lebih dari satu kali khatam dalam satu bulan." Rasul berkata lagi, "Kalau begitu, bacalah dalam satu pekan." Tapi Abdullah bin Umar masih mengatakan bahwa dirinya masih mampu membaca seluruh al-Qur'an lebih cepat dari satu pekan. Kemudian Rasul mengatakan ,"Kalau begitu, bacalah dalam tiga hari ".
Ketiga, Ketika berpuasa tidak menghalangi sesorang dari menjaga mulut seperti membicarakan keburukan orang, mengeluarkan kata-kata kasar, membuka rahasia, mengadu domba, berdusta dan lain sebgainya. Mulut merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sukar untuk dikendalikan namun nilainnya sangat mahal. Rasulullah berpesan, adakalanya kalimat buruk yang sering diucapkan oleh seseorang, tapi karena Allah tidak ridha dengan kalimat itu, orang tersebut dimasukan kedalam neraka (HR. Ahmad).
Keempat, Ketika berpuasa tidak bisa menjadikan pelakunya berupaya memelihara mata dari melihat yang haram. Puasa yang tidak menambah pelakunya lebih memelihara mata dari yang haram, menjadikan puasa itu nyaris tak memiliki pengaruh apapun dalam perbaikan diri. Karenanya boleh jadi puasanya secara hukum sah, tapi substansi puasa itu tidak akan tercapai.
Kelima, Ketika malam-malam Ramadhan tak ada bedanya dengan malam-malam selain Ramadhan, salah satu ciri khas malam bulan Ramadhan adalah Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan shalat dan do'a-do'a tertentu. Ibadah shalat malam di bulan Ramadhan yang biasa disebut tarawih, merupakan amal ibadah khusus di bulan ini. Tanpa menghidupkan malam dengan ibadah tarawih, tentu seseorang akan kehilangan momentum berharga. Selain itu, di dalam shalat ini pula Rasulullah mengajurkan doa-doa khusus yang insya Alalh akan diijabah oleh Allah swt. Diantara do'a yang perlu diperbanyaki dalam shalat tarawih adalah," Allahuma inni as aluka ridhaka Wal jannah wa na'udzu bika min sakhotika wan naar". Ya Allah, aku mohon keridhaan-Mu dan surga-Mu dan Aku mohon perlindungan-Mu dari neraka-MU.." Keenam, Jika saat berbuka puasa menjadi saat melahap semua keinginan nafsunya yang tertahan sejak pagi hari hingga petang. Menjadikan saat berbuka sebagai kesempatan "balas dendam" dari upaya melawan hawa lapar dan haus selama siang hari. Bila terjadi seperti ini nilai puasa akan hilang. Puasa menjadi kecil tek bernilai dan lemah unsur pendidikannya ketika upaya menahan dan mnegendalikan nafsu itu hancur oleh pelampiasan nafsu yang dihempaskan pada saat berbuka puasa.
Ketujuh ,Ketika bulan Ramadhan tidak dioptimalkan untuk banyak berinfaq dan bersadaqah. Rasulullah seperti di gambarkan dalam sebuah hadits menjadi sosok yang paling murah dan darmawan di bulan Ramdhan, hingga kedermawanannya mengalahkan angin yang tertiup.
Kedelapan, Ketika hari-hari menjelang Idul Fitri sibuk dengan persiapan lahir, tapi tidak sibuk dengan memasok perbekalan sebanyak-banyaknya pada 10 malam terakhir untuk memperbanyak ibadah. Lebih banyak berfikir untuk merayakan Idul Fitri dengan berbagai kesenangan, tapi melupakan suasana akan berpisah dengan bulan mulia tersebut. Rasulullah dan para sahabatnya memperbanyak beribadah berdzikir dan berupaya meraih keutamaan malam seribu bulan, saat diturunkannya al-Qur'an. Pada detik-detik terakhir menjelang usainya Ramadhan mereka merasakan kesedihan mendalam karena harus berpisah dengan bulan mulia itu. Sebagian mereka bahkan menangisi karena akan berpisah dengan bulan mulia. Adajuga yang berguman jika mereka dapat meresakan Ramadhan sepanjang tahun.
Kesembilan, Ketika Idul Fitri dan selanjutnya dirayakan laksana hari "merdeka" dari penjara untuk kembali melakukan berbagai penyimpangan. Fenomena ini sebenarnya hanya akibat pelaksaan puasa yang tak sesuai dengan adabnya. Orang yang berpuasa dengan baik tentu tidak akan menyikapi Ramadhan sebagai pengengkang.
Kesepuluh, Setelah Ramadhan, nyaris tidak ada ibadah yang ditindaklanjuti pada bulan-bulan selanjutnya. Misalnya memelihara kesinambungan puasa sunnah, shalat malam, membaca Al-Qur'an. Amal-amal satu bulan Ramadhan, adalah bekal pasokan agar ruhani dan keimanan seseorang meningkat untuk menghadapi sebelas bulan setelahnya. Namun orang akan gagal meraih keutamaan Ramadhan, saat ia tidak berupaya menghidupkan amal-amal ibadah yang pernah ia jalankan dalam satu bulan itu.
Wallahu a'lam busahawab. Dikutip : dari majalah Tarbawi edisi Ramadhan http://www.al-ukhuwah.com/article_detail.php?id=97

Read More..

tafsir

Arti An Nas: Manusia
Termasuk Isim Jama

Betapa Al Quran sangat perhatian terhadap manusia, sehingga ada surat bernama An- Nas. Di dalamnya hanya satu ayat yang tidak diakhiri dengan An Nas.

Sesungguhnya Isi Al quran 2:
1. Membicarakan manusia
2. Ditujukan kepada manusia

Penjelasan Ayat Pertama s.d Ketiga :
Perintah Allah Kepada Muhammad untuk mengajarkan kepada manusia:


1. Katakanlah dengan nama tuhan manusia.
Memberikan pemahaman bahwa Allah itu dekat dengan kita manusia.

Robbinas = Allah,
2. Malikinass.
Ketika memberikan pelajaran dengan menggunakan sifat Allah. Hanya dia tempat berlindung. Sehingga manusia hanya menyerahkan hidupnya hanya kepada Allah.
3. Ilahinnas
4. Dari kejahatan bisikan syaithon yang terbiasa tersembunyi.
Allah telah memberikan pemahaman bahwa pertarungan akan terjadi sepanjang masa.

Benteng dari bisikan iblis:
• Keimanan
• Ad dzikir
• Al Istiadah (minta perlindungan)

Jadi jika terkuasai syaithon, manusia berada di luar benteng tersebut.

5. Yang memberikan was was yang meyerang hati manusia.

Syaithon akan terus menggoda manusia. Terutama hati kita.

6. Dari golongan jin dan manusia.
Syaithon dari golongan manusia bisa lebih berb

Read More..

Kesederhanaan

on Wednesday, September 10, 2008

Rubrik: Taujihat Tgl: 25/5/2005
Oleh Syamsu Hilal

Pada suatu kesempatan, Khalifah Umar bin Abdul Aziz shalat Jum’at di masjid bersama masyarakat dengan baju yang bertambal di sana-sini. Salah seorang jamaah bertanya, ”Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Allah telah mengaruniakan kepadamu kenikmatan. Mengapa tak mau kau pergunakan walau sekedar berpakaian bagus?” Umar bin Abdul Aziz tertunduk sejenak, lalu dia mengangkat kepalanya dan berkata, ”Sesungguhnya berlaku sederhana yang paling baik adalah pada saat kita kaya, dan sebaik-baik pengampunan adalah saat kita berada pada posisi kuat.”
PKS Online: Tahun 1986, sewaktu di SMA 13 dulu, ada seorang teman sekelas dari kalangan orang berada beberapa kali mengenakan pakaian seragam sekolah dengan satu atau dua tambalan di bagian bahu dan lengan. Beberapa teman lain, sering mengingatkannya agar mengganti seragamnya dengan yang baru. Tapi, sambil tersenyum, teman itu berkata, ”Tanggung ah, sebentar lagi juga lulus!”


Meski mengenakan pakaian bertambal, teman saya ini tidak merasa malu, risih, atau rendah diri. Dan teman-teman yang lain pun tidak memandang rendah atau menganggapnya miskin, karena memang dia bukan orang miskin. Ketika sebagian besar siswa lainnya berangkat sekolah dengan berjalan kaki, bersepeda, atau naik kendaraan umum, teman yang satu ini mengendarai sepeda motor. Pada waktu itu, hanya beberapa siswa saja yang ke sekolah dengan sepeda motor. Belum ada yang membawa mobil seperti anak SMA sekarang.

Ceritanya, mungkin, akan lain bila yang mengenakan seragam bertambal itu adalah saya, yang alhamdulillah, berasal dari keluarga sederhana. Barangkali teman-teman lain tidak ada yang berani mengingatkan saya agar membeli seragam baru. Dan mungkin juga teman-teman memaklumi saya, jika waktu itu saya menegenakan seragam bertambal. Dan saya pun, mungkin, akan merasa malu, risih, atau rendah diri.

Maka benarlah, nasihat Khalifah Umar bin Abdul Aziz di atas. Bahwa gaya hidup sederhana yang ditampilkan orang kaya, sedikit pun tidak akan membuatnya rendah atau hina. Orang-orang pun tidak akan mencibirnya. Bahkan sebaliknya, bisa jadi orang lain kagum melihat gaya hidup sederhana orang kaya tersebut. Seperti komentar raja Romawi terhadap perilaku sederhana Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Ketika mendengar kabar Umar bin Abdul Aziz wafat, Kaisar Romawi yang paling sengit memusuhi Islam pada waktu itu berkata, ”Aku tidak heran bila melihat seorang rahib yang menjauhi dunia dan melulu beribadah. Tapi, aku betul-betul heran ketika melihat seorang raja yang memiliki kekayaan begitu besar, lalu dibuangnya jauh-jauh, sehingga ia hanya berjalan kaki dan lebih memilih kehidupan seperti layaknya fakir miskin.”

Umar bin Abdul Aziz adalah cermin yang tak pernah pudar. Sejarah hidupnya abadi, dan menjadi inspirasi bagi orang-orang yang senantiasa mendambakan kemudahan ketika dihisab di yaumil akhir kelak. Kedudukan, kekuasaan, dan kekayaan yang ada di tangannya tidak membuat dirinya berpenampilan perlente, meskipun pejabat-pejabat lain yang merupakan bawahannya banyak yang berpenampilan mewah. Tak sedikit pun ada di benak Khalifah Umar bin Abdul Aziz kekhawatiran kalau-kalau rakyat, para pejabat, atau kepala negara lain meremehkannya atau menganggapnya kere lantaran berpenampilan sederhana.

Kedudukan dan kekayaan pasti akan menjadi ganjalan dan memperlambat hisab pada hari dimana semua manusia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan Pengadilan Allah Swt. Pengadilan Allah Swt. sangat berbeda dengan pengadilan manusia di dunia. Di pengadilan dunia masih sering terjadi bias dan kekeliruan, sehingga seseorang dapat lepas dari jerat hukum. Sementara di pengadilan akhirat, tak seorang pun yang bisa lolos dari hukum Allah Swt.

Bukti-bukti yang ditampilkan di pengadilan dunia juga kurang detil dan tidak rinci, sehingga seseorang dapat berkilah, berdalih, dan menghilangkan barang bukti. Sebaliknya, di pengadilan akhirat semua perilaku manusia dibentangkan, seperti keping VCD yang sedang menampilkan semua rekaman sepak terjang manusia selama hidup di dunia. Kalau di pengadilan dunia, hitungan angka-angka masih mengenal pembulatan, maka di pengadilan akhirat istilah pembulatan angka itu tidak berlaku. Semuanya ditampilkan secara detil dan terperinci.

”Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula” (QS Al-Zalzalah: 7-8).

Pada sebuah pengajian di Pondok Gede, seorang ustadz mengungkapkan kekhawatirannya melihat penampilan sebagian kader dakwah yang mengarah kepada – menurut istilah beliau – gaya hidup Qarunisme. Ustadz tersebut mengungkapkan beberapa gejala tanaafus bii al-maal (berlomba-lomba dalam harta), seperti semangat memiliki rumah baru, mobil baru yang tidak cuma mempertimbangkan fungsinya, handphone canggih meski pemanfaatannya tidak optimal, pakaian perlente, rapat dari hotel ke hotel, dan lain-lain.

Beberapa di antara mereka, lanjut sang ustadz, mulai berusaha mendapatkan proyek dengan memanfaatkan akses politiknya. Alasan mereka, ”Daripada proyek itu diambil oleh kaum oportunis dan para petualang politik, lebih baik proyek itu diberikan kepada kader dakwah. Pasti akan lebih bermanfaat.”

Sang ustadz pun menambahkan, sebagian di antara mereka, terutama aleg di daerah-daerah, ada juga yang menerima amplop yang semestinya ditolak. Mereka beralasan, ”Daripada ditolak dan nantinya digunakan oleh orang lain untuk foya-foya atau hura-hura, lebih baik diterima dan digunakan untuk kepentingan masyarakat atau untuk dakwah. Bahkan ada aleg di daerah yang ketika ditegur mengapa menerima amplop, ia menaawab, lupa” Di akhir ceramahnya, sang ustadz mengingatkan kepada para jamaah agar tidak malu hidup dalam kemiskinan atau kesederhanaan. Beliau lalu mengkampanyekan penerapan pola hidup sederhana.

Kekhawatiran serupa diangkat oleh salah seorang ustadz pada pertemuan anggota ahli se-Kota Bekasi di Jati Asih. Sang ustadz yang menjadi pembicara pada waktu itu menengarai adanya gejala tanaafus bii al-maal di beberapa kalangan kader dakwah.

Sekedar mengingatkan, kalau dulu dalam setiap majelis-majelis pertemuan, para ikhwah atau akhwat selalu membawa Al-Qur`an di sakunya. Sekarang Al-Qur`an sering teringgal di rumah, meski memang dengan perkembangan teknologi, kini Al-Qur`an sudah bisa masuk dalam ponsel. Dulu, sebagian besar ikhwah maupun akhwat kerap memanfaatkan waktu rehatnya dengan membaca dan menghafal Al-Qur`an. Sekarang sebagian ikhwah maupun akhwat sering terlihat sibuk mengutak-atik handphone-nya di saat-saat jeda acara, atau bahkan di saat acara tengah berlangsung.

Tulisan ini hanya sekedar untuk mengingatkan tentang fitnah harta, jabatan, dan kekuasaan sebagaimana yang dijelaskan di dalam Al-Qur`an al-Karim dan Hadits Rasulullah Saw. Harta, jabatan, dan kekuasaan itu pasti akan menyibukkan seseorang dan menyita waktu dan pikirannya, sehingga akan mengurangi kekhusyu’an dalam beribadah kepada Allah Swt.

Ingatlah kisah sahabat Nabi Saw. yang bernama Tsa’labah. Ketika dalam kondisi miskin, ia termasuk orang yang rajin shalat berjamaah bersama Rasulullah Saw., akan tetapi ketika Allah Swt. menganugerahinya harta, maka mulailah hartanya itu menggerogoti keimannya. Ia mulai terlambat shalat, lantaran hewan-hewan ternaknya butuh waktu dan perhatiannya. Tsa’labah mulai sibuk menghitung-hitung harta dan tabungannya. Sibuk membuat perencanaan-perencanaan masa depan diri dan keluarganya. Pikirannnya mulai mengkhayalkan rumah dan kendaraan baru. Sibuk merencanakan bisnis dan proyek baru. Akhirnya, Tsa’labah tidak pernah lagi terlihat shalat berjamaah bersama Rasulullah Saw.

Tsa’labah mulai terbiasa dengan pola hidupnya yang baru, seakan-akan tidak ada perubahan berarti dalam hidupnya. Ia mulai terbiasa shalat di tempat kerjanya, dekat dengan hewan-hewan ternaknya. Dia mulai memperhitungkan setiap detik waktu yang dilaluinya dengan prinsip time is money. Dalam kisah tersebut, akhirnya Tsa’labah benar-benar menginggalkan kewajibannya kepada Allah, hingga Allah Swt. menenggelamkan Tsa’labah bersama seluruh hartanya.

Alternatif Solusi

IbnuQayim Rahimahullah dalam kitabnya ”Al-Fawaid” menjelaskan tentang jebakan-jebakan kehidupan dunia. Beliau menjelaskan bahwa setiap perbuatan manusia, selalu diawali oleh lintasan-lintasan (khawatir) atau gagasan. Faktor inilah yang mengundang munculnya tashawur (gambaran). Dari sini kemudian muncul iradah (kemauan) yang selanjutnya mendorong kehadiran perbuatan (’amal). Apabila perbuatan itu terjadi berulang kali, maka ia akan menjadi kebiasaan.

Oleh karena itu, Ibnu Qayim menegaskan, ”Lawanlah setiap lintasan buruk. Karena jika dibiarkan, ia akan berubah mejadi fikrah (gagasan) buruk. Singkirkanlah fikrah buruk itu, karena jika dibiarkan, ia akan berubah menjadi iradah atau ’azimah (tekad) yang buruk. Perangilah tekad yang buruk itu, karena kalau dibiarkan, ia akan berubah menjadi perbuatan buruk. Dan jika perbuatan buruk itu tidak dilawan, bahkan dilakukan secara berulang-ulang, maka ia akan berubah menjadi kebiasaan buruk. Bila perbuatan buruk itu sudah menjadi kebiasaan, maka kita akan sulit untuk meninggalkannya.”

Setiap tahapan dalam perbuatan, yaitu khawatir-tashawur-iradah-’amal tidak akan meningkat ke tahapan berikutnya sebelum mencapai kestabilan. Misalnya, khawatir tidak akan berubah menjadi tashawur sebelum khawatir itu mencapai kestabilan dan kematangan. Ketika seseorang berada pada level kestabilan dan kematangan baru, umumnya mereka tidak merasakan adanya perubahan yang signifikan pada dirinya. Artinya, perubahan perilaku atau gaya hidup yang terjadi pada seseorang seringkali tidak atau kurang dirasakan oleh dirinya, akan tetapi orang lain melihat perubahan itu secara mencolok.

Maka, agar tidak terbawa arus pusaran gaya hidup Qarusnisme – meminjam istilah ustadz Pondok Gede – maka setiap kader dakwah yang sering bersentuhan dengan pola hidup kalangan atas atau kaum elit, apakah itu di legislatif, eksekutif, atau yudikatif harus sering-sering turba (turun ke bawah) menemui kader-kader dakwah yang beraktifitas di kalangan grass root.

Idealnya seperti Khalifah Umar bin Khathtab yang keliling kampung untuk melihat secara langsung kehidupan rakyatnya. Penting juga untuk para kader dakwah yang saat ini mendapatkan amanah dakwah di lingkungan elit untuk mencari tahu tentang kader-kader dakwah di grass root yang masih bermasalah dalam ma’isyah. Atau menanyakan ke sekolah-sekolah tempat para ikhwah menyekolahkan anak-anaknya tentang siapa saja yang sering menunggak SPP. Atau solusi lain yang membuat para kader dakwah di kalangan elit tidak ”melambung terus ke angkasa” sehingga melupakan yang di bawah. Wallahu a’lam bishshawab.

Read More..

Al YAQIIN

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah
orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya,
kemudian TIDAK RAGU-RAGU sedikitpun dan berjuang
(fisabilillah) dengan harta dan jiwa mereka"
(Al Hujurat:15)
Pernahkah kita membayangkan bagaimana kesudahan da'wah
Rasulullah SAW apabila para awallun mu'minin, para sahabat
ragu-ragu dalam menerima risalah Islam ? Dapatkah kita
mengira-ngira kondisi ummat ini, kalau generasi awalnya me-
nerima al Islam dengan setengah hati dan berjuang dengan
semangat ogah-ogahan ?

Tak pernah terbayangkan, dan mungkin tak terbayangkan,
apalagi manakala kita membaca sejarah diri mereka, sejarah
yang pantas ditulis dengan tinta emas, sejarah cemerlang
kemanusiaan, yang memancarkan semangat, kerinduan mendalam,
ibroh dan 'izzah.
Di sana, dalam masa itu, ada tokoh seperti Bilal r.a.,
ibnu Mas'ud, Mushab bin Umair r.a., ada sosok abdurakhman
bin auf r.a., abu bakar shiddik r.a., umar bin khattab dll.
Mereka yang mulanya budak habsyi, seorang upahan pengembala
domba, pemuda tampan kaya-raya, pedagang ulung, dan para
bangsawan. Tak ada hal yang istimewa pada pribadi-pribadi
mereka pada mulanya. Mereka manusia Arab, manusia biasa,
manusia dengan kemanusiaannya, yang hidup dalam budaya jahi-
liyyah, yang sebagian dari mereka tertindas dan bahagian
lainnya menindas. Mereka hanyalah bagian dari sistem mapan
yang menaik-turunkan melodi dan tetap dalam lautan orkestra
kehancuran akhlaq. Mereka hanya bagian dari sistem kokoh
turun-temurun yang kropos dan tertekan kekuatan besar romawi
dan persia. Begitu kondisi mereka pada awalnya.

Namun, manakala Islam datang menampak di mata dan hati me-
reka, manakala nur ilahi perlahan tapi pasti menerangi dan
mensibghoh (mewarnai) hati itu, maka proses luar biasa yang
tak ada satupun kekuatan di dunia yang mampu mencegahnya ter-
jadi. Proses yang mulanya kasat mata, lalu perlahan-lahan
mengambil bentuk awal dan akhirnya mewujud sempurna dalam
sosok pribadi.
Bangsa Arab yang terkenal keras, kukuh dan teguh pun men-
jadi terpukau. Manusia-manusia "aneh", "ajaib" bermunculan.
Hampir-hampir mereka menyangkal realitas yang membumi di seke-
liling mereka. Puncak dari itu semua adalah kebingungan dah-
syat dan frustrasi.
Bangsawan pemilik Bilal r.a. adalah contoh paling awal.
Siksaan yang tak ada tara, kekejaman yang luar biasa, kebengis-
an yang terburuk dalam sejarah kemanusiaan, yang tak ada lagi
bentuk terbarunya telah dijatuhkan pada bilal r.a.. Namun, sang
tokoh hanyalah berucap "Ahad", "Ahad", "Ahad". Hanya menye-
but nama Rabb pencipta semesta alam, hanya menyebut nama itu,
tidak untuk menyerah atau mohon diampuni. Siksaan apalagi yang
dapat mengubah pendirian bilal r.a.? Siksaan apalagi? Kenapa
bisa muncul manusia seperkasa itu, manusia yang tegar melebihi
tegarnya batu karang?
Bangsa arab yang terkenal kukuh dan keras dalam pendirian pun
terheran-heran. Mereka terpana dan bingung.
Abdullah bin Mas'ud dengan ketinggian 'izzah membacakan al
Qur'an di hadapan pemuka-pemuka Quraish, tanpa rasa gentar akan
siksaan yang bakal mereka jatuhkan. Abdullah bin mas'ud yang
hanya seorang budak pengembala domba, kecil, pendek dan tidak
menarik dengan mantab dan tenang mengumandangkan firman-firman
Allah dengan suara merdu dan memukau di hadapan para bangsawan
yang hari-hari lalu adalah tuan-tuan yang beliau takuti.
Seperti mimpi, tapi itu kenyataan. Pemuka quraish tak habis
mengerti dengan manusia-manusia baru dengan ketinggian 'izzah,
ketinggian harga diri, dan kehalusan akhlaq. Sementara mereka,
adalah makhluk yang kasar, yang hanya mementingkan materi, pe-
nuh kekerasan dan selalu memaksakan kehendak dengan meriam kekua-
saan. Mereka kalah, jatuh, terpesona dan merasa rendah. Inilah
hakekat yang tersembunyi di balik kebengisan mereka terhadap kaum
Muslimin yang halus budi dan pema'af, kebengisan manusia-manusia
yang kalah lahir dan bathin, kalah dalam totalitas kemanusiaan,
kalah dalam seluruh dimensi kebaikan.

Sementara para sahabat perlahan tapi pasti mulai merebut po-
sisi sampai hijrah dan fathu Makkah (ditundukannya Makkah).

Itulah refleksi yakin, al yaqiin dalam diri manusia-manusia
baru, tak ada keraguan sedikitpun pada diri mereka, dan mereka
berjuang fisabilillah dengan harta dan jiwa, dengan tajjarud
(segenap totalitas diri). Al yaqiin telah tumbuh dan menancapkan
akar-akarnya dalam merah hati mereka, al yaqiin telah rindang
dengan dedaunannya yang melingkup seluruh ruang sejauh mata me-
mandang, al yaqiin telah menyinari seluruh hakekat yang dimenger-
ti dalam satu garis tunggal kausalitas, Allah Rabbal 'alamiin.
Maka adakah siksa yang lebih keras dari siksa Allah yang pantas
ditakuti? Adakah kebahagiaan yang lebih besar dari ridha Allah
yang pantas dicari? Adakah ghoyyah (tujuan) lain selain Allah
yang pantas dituju?
Inilah akhlaqul kharimah, yakin akan Allah dan RasulNya serta
hari dimana semua manusia menerima perhitungan.
sumber : abu zahra

Read More..

Fadhilah Membaca AlQuran

on Tuesday, September 9, 2008

Membaca

Membaca Al Quran termasuk amal yang sangat mulia, dan Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi yang melakukannya. Seorang mukmin akan menjadikan Al Quran sebaik-baik bacaan di kala senang maupun susah, gembira ataupun sedih. Malahan membaca Al Quran bukan saja menjadi amal ibadah, tetapi juga menjadi penawar/obat bagi jiwa (Q.S. Fushshilat :44)


Dimanakah letak keutamaan atau kelebihan martabat orang yang membaca Al Quran?

  • Rasulullah menyatakan dengan 4 perumpaman „ Perumpamaan orang Mu’min yang membaca Al Qur’an adalah seperti Bunga Utrujjah (baunya harum dan rasanya lezat), orang mukmin yang tak suka membaca Al Qur’an adalah seperti Buah Kurma (baunya tidak begitu harum, tapi manis rasanya), orang munafiq yang membaca Al Qur’an ibarat Sekuntum Bunga (berbau harum, tetapi pahit rasanya), orang munafiq yang tak suka membaca Al Qur’an tak ubahnya seperti Buah Hanzalah (tidak berbau dan rasanya pahit sekali).(HR.Bukhari & Muslim):
  • „Ada dua golongan manusia yang sungguh-sungguh orang dengki kepadanya, yaitu orang yang diberi oleh Allah Kitab Suci Al Qur’an ini, dibacanya siang dan malam; dan orang yang dianugerahi Allah kekayaan harta, siang dan malam kekayaannya itu digunakannya untuk segala sesuatu yang diridhai Allah“ (HR. Bukhari & Muslim).
  • Rahmat Allah SWT terhadap orang yang membaca Al Quran sangat besar.seperti dijelaskan oleh Hadist „ kepada kaum yang suka berjamaah di rumah-rumah ibadah, membaca Al Qur’an secara bergiliran dan mengajarkannya kepada sesama, akan turunlah kepadanya ketenangan dan ketentraman, akan terlimpah kepadanya rahmat dan mereka akan dijaga oleh malaikat, dan Allah akan selalu mengingat mereka(Muslim dr. Abu Hurairah).
  • Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang yang membaca Al Quran, seperti yang di katakan oleh Ali bin Abi Thalib: 50 x kebajikan dari tiap-tiap huruf yang diucapkannya, yaitu orang yang membaca Al Quran dalam shalat, 25x kebajikan, yaitu membaca Al Quran diluar sholat dengan berwudhu’, 10 x kebajikan, yaitu: membaca Al Qur’an diluar sholat dengan tidak berwudhu’)

Mendengarkan bacaan Al Quran

Mendengarkan orang membaca Al Quran pahalanya sama dengan orang yang membacanya. Tentang pahala orang mendengarkan bacaan Al Quran (QS. 7 :204)

Semakin sering orang membaca dan mendengarkannya, semakin tertarik hatinya kepada Al Quran. Apalagi jika Al Quran dibaca dengan lidah yang fasih, suara yang baik & merdu akan lebih berpengaruh kepada jiwa yang mendengarkannya. Keadaan orang mukmin tatkala mendengarkan bacaan Al Quran digambarkan pada (QS. 8:2) . Rasulullah pun sangat suka mendengarkan bacaan Al Quran dari orang lain.

Membaca Al Quran sampai khatam

Seorang mukmin yang begitu dalam cintanya kepada Al Quran, ketika ia membaca Al Quran seolah-olah jiwanya mengahadap kehadirat Allah SWT, menerima amanat dan hikmat suci, memohon limpah karunia serta rahmat dan pertolongan-Nya. Sehingga tidak ada suatu kebahagiaan di dalam hatinya , melainkan bila dia dapat membaca Al Quran sampai khatam dengan keikhlasan hati.

Adab Membaca Al Quran

Imam Alghazali didalam kitabnya Ihya Ulumuddin menguraikan bagiamana tatacara membaca Al Quran: Adab batin dan adab lahir

Adab batin yaitu dengan hati dan jiwa: Bagimana cara hati membesarkan kalimat Allah SWT. Dia harus yakin bahwa kalam yang dibacanya adalah bukanlah kalam manusia, melainkan kalam Allah Azza wa Jalla.

Adab lahir:

  • disunatkan membaca Al Quran sesudah berwudhu, lalu mengambilnya dengan tangankanan, dan memegangnya dengan ke 2 belah tangan.
  • disunatkan membacanya di tempat yang bersih, (surau , rumah mushallah), yang paling utama di Mesjid.
  • disunatkan menghadap ke kiblat, khusuk dan tenang, sebaiknya dengan pakaian yang pantas.
  • ketika membaca, mulut hendaknya bersih
  • Sebelum membaca disunatkan membaca Ta awwudz
  • disunatkan membaca Al Quran dengan tartil (Q.S. 73:4)
  • bagi orang yang sudah mengerti arti dan maksud ayat-ayat Al Quran disunatkan membacanya dengan penuh perhatian dan pemikiran tentang ayat tsb dan maksudnya.
  • disunatkan membaca Al Quran dengan suara yang bagus lagi merdu (Zayyinulquraanabiaswaatikum)
  • Janganlah diputuskan hanya karena hendak berbicara dengan orang lain.

Batas untuk mempelajari Al Quran itu hanya bila seseorang sudah diantar ke liang kubur.

Read More..

Road To Bogor

on Sunday, August 31, 2008

18 - 22 Agustus 2008
Tugas kantor ngikuti acara Rakernas Perpustakaan Digital di Cibogo Puncak Bogor . Serunya ada di perasaan. Ini kali pertama meninggalkan anak-anak lama. Sampai semingguan lagi :(
Dianter anak-anak Berangkat dari stasiun Jember ke Surabaya jam 12 siang,











sesaat setelah kereta perlahan maju, anak-anak melambaikan tangan, waduh.... ya Allah sedih banget. Nggak terasa meleleh juga air mata. Nggak sampai Probolinggo, coba telpon abinya anak-anak. "Semua anak-anak baik-baik aja seperti biasa," menenangkan. Sampe di Surabaya hampir setengah 5.
Alhamdulillah perjalanan lancar, sampe di tempat acara jam 12 siang. Baru ada sekitar 6 orang peserta.
Sore semua peserta baru kumpul, lumayan banyak 120 peserta. Rata-rata kepala perpustakaan yang tergabung di FPPTI. Diantara peserta ada temen kuliah dulu, Maya dan dosenku yang cantik Bu Wina Erwina yang tetap bersahaja. Ini dia fotonya:









Seneng juga, dapet info baru temen-temen dulu.Tentu aura sunda atuh. Serasa kampung halaman.

Presenter yang asyik diantaranya Pak Jalal dari Dikti, Bu Alin dari Gunadarma, and Pak Ono Purbo yang kocak dan oke banget. Ditengah masalah copyright penyebarluasan Karya Ilmiah fulltext, sikap Pak Ono yang mengkampanyekan Copyleft luar biasa menurutku. Dasarnya sangat sederhana, berbagi ilmu akan semakin manfaat, semakin banyak ilmu yang disebarkan tanpa mempermasalahkan copyright, semakin manfaat hidup kita. Makanya pak Ono tidak segan-segan menawarkan koleksi ilmu yang dimilikinya dalam 1 eksternal hardisk yang lebih kurang 60.000 file. Alhamdulillah panitia berbaik hati nge'burn' sebagian filenya. Thanks Pak ONO. Temen-temen juga tau sendiri gimana kiprah Pak Onno dalam berbagi informasi, ini beberapa diantara sekian yang bisa diakses,
http://stream.plasa.com/onno/gfe/ isinya lumayan banyak
http://onno.vlsm.org/
http://sandbox.bellanet.org/~onno/

Semoga berkah pak Ono... :)


Read More..

Marhaban Yaa Ramadhan

on Friday, August 29, 2008

Alhamdulillah Bulan Ramadhan 1429 H segera datang. Kita harus bersyukur Allah memberi kesempatan kepada kita bertemu kembali dengan Syahrur Mubarak. Bulan dimana Allah melipatgandakan semua pahala, ketika yang sunnah dinilai seperti ibadah wajib. Yang wajib Allah lipatgandakan puluhan kali lipat. Mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang Rasulullah sindir dalam hadistnya:
"Betapa banyak orang yang shaum, tapi mereka hanya merasakan lapar dan haus."

Ramadhan adalah keindahan yang dinanti, muara kesejukan bagi gersangnya jiwa, bagi miskinnya nurani. Salah satu hikmah bulan ini, kita bisa mengasah kepekaan kita terhadap orang miskin. Mereka yang bisa jadi melalui sepanjang tahun dengan kesempitan makanan, dengan kesulitan hidup.
Beberapa kali kutemukan di jalan, Ada seorang tua renta yang sampai jam sepuluh malam masih berjualan gedhek di pinggir jembatan, seorang tua renta yang duduk terpekur menunggu ikatan kangkung yang dijualnya 100 rupiah, ada seorang miskin yang punya mimpi sederhana, membelikan anaknya telur dan ikan tongkol. Menu mewah bagi mereka.
MasyaAllah, sangat malu diri ini, untuk nikmat mulut yang jarang bersyukur dengan limpahan nikmat yang Allah berikan. Kita tidak layak besedih. Mereka yang Allah uji dengan kekurangan begitu banyak di sekeliling kita.

Ya Allah... ampuni kami, berkahi kehidupan kami, jadikan kami diantara orang-orang yang bersyukur. Aamin.

Read More..

Papuma tanjung kodok

on Sunday, August 17, 2008

Sehari sebelum ditinggal pergi, anak-anak dibawa ke pantai, sambil refresh dari kepenatan,. Sekalian

katanya Mbah kem yang ngasuh anak-anak belum kesana.

Read More..

AA, Abi sareng Halwa

on Tuesday, August 12, 2008

Ini dia jagoanku dan dua prajuritnya


Read More..